Embrio adalah hasil fertilisasi sel telur oleh spermatozoa melalui proses in vivo atau in vitro yang telah berkembang mencapai tahap morula sampai expanding hatched blastosis dalam bentuk segar maupun beku.
Embrio in vivo adalah embrio yang berkembang di dalam tubuh induk sedangkan embrio in vitro adalah embrio yang berkembang di luar tubuh induk.
Embrio segar adalah embrio yang tanpa melalui proses pembekuan, sedangkan embrio beku adalah embrio yang mengalami proses pembekuan.
Embrio dikemas dalam straw transparan dengan ukuran 0,25ml,
Kondisi kemasan harus tertutup.
Setiap straw berisi satu embrio.
Kemasan harus dilengkapi dengan label.
Pelabelan embrio terdiri atas 2 baris, dimana baris pertama memuat informasi kode produsen, kode betina dan kode embrio, baris kedua memuat informasi kode semen/pejantan dan tanggal pembekuan embrio.
Kode embrio terdiri atas :
nomor urut
fase
kualitas
kode VV untuk embrio in vivo, kode VC untuk embrio kultur, kode VF untuk embrio in vitro
Transfer Embrio (TE) merupakan bioteknologi reproduksi kedua setelah Inseminasi Buatan (IB), yang dilakukan dengan cara memindahkan embrio dengan alat tertentu kepada induk betina lainnya dengan tujuan untuk menghasilkan kebuntingan. Embrio berasal dari betina unggul yang disebut donor. Induk betina yang menerima embrio disebut resipien.
Beberapa layanan yang dapat diperoleh di BET adalah :
Layanan penjualan embrio;
Layanan penjualan ternak bibit;
Layanan produksi dan transfer embrio;
Layanan pembinaan dan bimbingan teknis;
Layanan Pendukung (Konsultasi, Magang, Narasumber, Juri Kontes Ternak, Eduwisata, Informasi dan Dokumentasi)
BET terletak di kp. pasir pogor, ds. cipelang, kec. cijeruk, kab. bogor. Untuk dapat sampai ke BET, stakeholder dapat menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan umum atau taxi online.
Untuk mendapatkan layanan dari BET, stakeholder dapat menghubungi WA official BET di nomor : 08111148878, membuka aplikasi SISCOBETI atau dapat juga berkunjung ke BET langsung.
Tarif BET berdasarkan SK tarif hasil pertanian yang ditetapkan oleh kepala balai